Rabu, 04 April 2012

GANGGUAN TERKAIT PERKEMBANGAN HIPERAKTIF atau ADHD

Seorang anak berusia 4 tahun bernama alfath dia adalah keponakan saying sendiri, alfath adalah anak semata wayang saat alfath berusia 1 tahun dia tidak seperti anak normal lainnya, waktu usia 1 tahun dia terlambat bicara, saat alfath sudah mulai berjalan disinilah gangguan tersebut mulai muncul alfath berjalan tidak seperti anak seusianya, alfath tidak bisa berjalan dengan pelan alfath cenderung berlari dan acuh terhadap teman sebayanya. Dengan melihat keanehan tersebut bunda dan ayahnya membawa alfath ke rumah sakit bagian tumbuh kembang disini alfath menurut dokter anak dan psikolog ternyata alfat tergolong anak hiperaktif. Hiperaktif itu sendiri yakni anak tidak bisa diam. Ia banyak melakukan gerakan-gerakan dan begitu sulit untuk dibuat duduk diam dan tenang. Ia senang berlari-lari, membuat suara-suara berisik, berjalan kesana kemari, dsb. Karena itu, seringkali anak hiperaktif pulang dengan membawa banyak luka akibat ulahnya sendiri. Ada 3 gejala yang mengidentifikasi seorang anak mengalami hiperaktif yaitu inantensi,hiperaktif dan impulsive. Ketika seorang anak mengalami gangguan seperti hiperaktif, biasanya orang tua cemas dan takut anak mereka mengalami gangguan yang akan parah nantinya. Jika orang tua peduli dengan anak hiperaktif anak tersebut mampu memahami dan mereka akan normal seperti sediakala. Anak hiperaktif cenderung memiliki kecerdasan yang luar biasa jika orang tua mengarahkan dan menuntun kekurangan anaknya kea rah yang baik, alfat ketika itu dia di terapi motorik pada bagian tumbuh kembang, dan bundanya memberikan pemahaman moral kepada alfath . saat ini alfath mampu menyesuaikan diri dengan teman-temannya. Dalam akademik alfath juga mengalami perubahan alfath dikatakan cerdas oleh guru sekolah. Untuk orang tua yang mempunyai anak hiperaktif mereka harus menerima dengan ikhlas,ajarkan kedisiplinan,tidak menghukumnya secara berlebihan agar mereka sikap mereka tidak agresi nantinya,lebih banyak bersabar dan bisa memberikan pemahaman kepada orang apa yang terjadi oleh anak mereka,menjaga komunikasi dan anak merasakan kenyamanan,rasa kasih sayang dari orangtua mereka.

introvert

INTROVERT
Ada sifat manusia yang beraneka ragam, disini saya mencontohkan sifat pendiam atau dinamakan introvert. Introvert itu sendiri adalah dipandang sebagai introspektif , tenang dan kurang bergaul. Mereka belum tentu penyendiri tapi mereka cenderung memiliki sejumlah kecil teman-teman. Introversi tidak menggambarkan ketidaknyamanan sosial tetapi lebih preferensi sosial: sebuah pendiam mungkin tidak pemalu tetapi hanya dapat memilih kegiatan sosial lebih sedikit. Orang introvert biasanya mereka lebih susah untuk memulai suatu pergaulan, orang yang introvert biasanya cenderung lebih nyaman dengan kehidupannya sendiri mungkin karena mereka tidak bisa atau tidak nyaman dalan keadaan ramai. Seseorang yang memiliki sifat introvert mereka lebih tanang dalam menghadapi sesuatu. Banyak cirri-ciri seseorang yang memiliki sifat introvert atau sifat tertutup diantaranya:
• Merasa didorong dari dalam oleh permintaan dari luar dan instrusi
• Bersemangat yang berasal dari dalam serta dari pengalaman pribadi
• Suatu interupsi adalah suatu gangguan / intrusi
• Senang berangan-angan
• Kehidupan yang tidak diselidiki lebih dahulu tidaklah layak dihidupi
• Berpikir dulu, baru berbuat / bertindak
• Mencari teman yang sunyi
• Sering bersifat rahasia, berdiam diri, sukar untuk mengetahuinya
• Menyimpan emosi untuk dirinya sendiri
• Problema dapat diselesaikan sendiri
• Harus dipikirkan matang-matang lebih dahulu, baru dibicarakan
• Menghargai keadaan terpencil
• Mempertimbangkan dengan dalam akan kehidupan
• Lebih tertarik kepada dirinya sendiri
Seseorang yang memiliki sifat introvert ada baik dan juga buruknya, mengapa baiknya mereka mungkin lebih tenang dalam menghadapi situasi yang genting sekalipun, mereka mempunyai imajinasi yang baik Karena mereka suka ber-angan-anngan. Tetapi tidak baiknya mereka sulit untuk berkomunikasi dalam keadaan atau situasi yang baru, mereka lebih memilih teman untuk sharing. Semua sifat ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing oleh karena itu kita saling menjaga dan saling melengkapi satu sama lain dan belajar untuk menghargai sifat seseorang tersebut. Dan seseorang yang introvert mereka bisa lebih terbuka jikalau teman-teman disekitarnya lebih welcome dengan kata lain orang-orang introvert didekati atau diajak lebih sering berkumpul dengan orang-orang yang lebih Senang bersahabat, banyak bicara, mudah mengenalnya

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Extraversion_and_introversion diakses tanggal 4 April 2012
http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/11/01/inilah-ciri-ciri-kepribadian-ekstrovert-dan-introvert/ diakses tanggal 1 April 2012

Rabu, 21 Maret 2012

KESEHATAN MENTAL

KESEHATAN MENTAL
TUGAS
1.JELASKAN KONSEP SEHAT BESERTA DIMENSINYA ?
sehat menurut Fromm adalah ahli teori pertama yang di bicarakan sampai sekarang , yang menyamakan kesehatan psikologis dengan kebahagiaan . kebahagiaan merupakan suatu bagian integral dari kepribadian sehat , bukan suatu hasil sampingan yang terjadi kebetulan (seperti pandangan Allport dan Rogers). Kebahagiaan merupakan hasil dari kehidupan produktif dan membantu serta memajukan tingkat-tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Kebahagiaan sungguh-sungguh merupakan suatu bagian dari kehidupan sehat sehingga dapat diambil sebagai bukti dari tingkat kesehatan psikologis yang telah di cap seseorang.
Secara arti luas sehat dapat diartikan suatu keadaan yangdinamis dimana individu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkunganinternal (psikologis, intelektua, spiritual dan penyakit ) dan eksternal (lingkungan fisik,social, dan ekonomi) dalam mempertahankan kesehatannya.

Sehat ditinjau dari beberapa dimensi, antara lain :
1)Kesehatan jasmani
Ini merupakan dimensi sehat yang paling nyata, dan mempunyai perhatian padafungsi mekanistik tubuh.
2)Kesehatan mental
Diartikan sebagai kemampuan berfikir dengan jernih dan koheren. Istilah inidibedakan dari kesehatan emosional dan sosial, meskipun ada hubungan yangerat di antara ketiganya.
3)Kesehatan emosional
Diartikan sebagai kemampuan untuk mengenali emosi, seperti takut, kenikmatan,kedukaan dan kemarahan dan untuk mengekspresikan emosi-emosi itu secaratepat. Kesehatan emosional atau afektif juga berarti penanganan stress,ketegangan jiwa, depresi dan kecemasan.

4)Kesehatan social
Artinya adalah kemampuan untuk membuat dan mempertahankan hubungandengan orang lain.

5)Kesehatan spiritual
Ini berkaitan dengan kepercayaan dan praktik keagamaan.



6)Kesehatan societal
Diartikan bahwa kesehatan individu tidak terlepas dari lingkungan kehidupan individu tersebut.

Tipe-tipe model sehat sebagai berikut :
*TYPE : health models
Subtypes : healthy environments subjectives or lay models of health ecological models of health social-ecological health models
Example : Salutogenesis
*TYPE : Health behavior models (Antonovsky)
Subtypes : cognitive health behavior models locus of control models behavioral intention
Example : health beliefs model (Becker)
- Theory of reasion action models (Fishbein&Ajzen)
- Theory of planned behavior (Ajzen&Madden)
- Theory of social behavior (1977-Triandis)
- Protection motivation theory (Rogers)
- Social-cognitive health behavior Theory
*TYPE : Health promotion
Subtypes : Applied health models
Examples : Social-ecological models of health education
*TYPES : Health education models
Subtypes : Health education planning models
Example : PRECEDE (1980-Green et all)
- Compregensive health education models (Sullivan)
- Model for health education planning (Ross&Mico)
- Health education promotion planning models (1987-Dignan&Carr)





2. JELASKAN MENGENAI SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL
Psikologi kesehatan adalah salah satu bagian dari psikologi klinis yang dikenal dengan istilah “medical psychology”, dan sekarang selalu di kaitkan dengan “behavioral medicine”. Dasar pemikiran Psikologi kesehatan adalah adanya hubungan antara pikiran manusia (mind) dan tubuhnya. Definisi behavioral medicine adalah integrasi dari ilmu perilaku dengan praktik dan ilmu kedokteran (Miller dalam phares 1992).
Pada tahun 1980 Joseph Matarazzo (dalam Smet, 1994) mendefinisikan psikologi kesehatan sebagai berikut:
“…the aggregate of the specific educational, scientific and professional contributions of the discipline of psychology to the promotion and maintenance of health, the prevention of illness, the identification of etiologic and diagnostic correlates of health, illness and related dysfunction, and the analysis and improvement of the health care system and health policy formation.”
Walaupun sudah di usulkan hampir 20 tahun yang lalu definisi ini masih tetap banyak di gunakan dalam beberapa literature. Definisi psikologi kesehatan ini mencakup hal-hal sebagai berikut:
1. Psikologi kesehatan menyangkut bagian khusus dari bidnag ilmiah psikologi yang memfokuskan pada studi perilaku yang memiliki kaitan dengan kesehatan dan penerapan dari kesehatan ini.
2. Penekan pada peran perilaku yang normal di dalam mempromosikan kesehatan (promosi kesehatan dan pencegahan dasar) pada level mikro,meso dan makro, dan menyembuhkan penyimpangan kesehatan.
3. Banyak bidang psikologi yang berbeda dapat memberikan sumbangan kepada bidang psikologi kesehatan.
Matarazzo (Smet,1994) mengatakan bahwa tugas psikologi kesehatan adalah mengidentifikasi faktor resiko penyakit, patogen, dan imunogen yang paling banyak terjadi, dan interaksi diantaranya, untuk menerangkan, dan untuk memprakasai pertumbuhan perilaku secara tepat.
- Sudah lama diakui bahwa kesehatan di pengaruhi oleh macam-macam faktor .
Schimdt dkk (1990) memberikan suatu tinjauan model kesehatan yang digunakan dalam psikologi kesehatan , ada tiga jenis model kesehatan yaitu:
a. Model kesehatan (health models)
b. Model perilaku kesehatan (health behavior models)
c. Model pendidikan atau promosi kesehatan (health promotion and education models)

TULISAN
KEPRIBADIAN MENURUT FREUD
Teori psikoanalistik klasik Freud
Struktur kepribadian
Menurut Freud kepribadian terdiri atas tiga aspek pokok, yaitu
1) Id : aspek biologis
2) Ego : aspek psychologis
3) Super ego : aspek sosiologis
Meskipun masing-masing bagian dari kepribadian total ini mempunyai fungsi,sifat,komponen,prinsip kerja, dinamisme,dan mekanismenya sendiri, Namun mereka berinteraksi begitu erat satu sama lain sehingga sulit untuk memisah-misahkan pengaruhnya dan menilai sumbangan relatifnya terhadap tingkah laku manusia.
Id
Id merupakan system kepribadian yang asli. Freud juga menyebut “kenyataan psikis yang sebenarnya”. Karena id mempresentasikan dunia batin pengalaman subyektif dan tidak mengenal kenyataan obyektif. Prinsip reduksi tegangan yang merupakan cirri kerja id ini disebut prinsip kenikmatan ( pleasure principle).
Id memiliki dua proses
a) Tindakan refleks
Reaksi-reaksi otomatik dan bawaan seperti bersin dan berkedip
b) Proses primer
Menyediakan khayalan-khayalan tentang makanan kepada orang yang lapar. Pengalaman halusinatorik dimana obyek-obyek yang diinginkan ini hadir dalam bentuk gambaran ingatan disebut pemenuhan hasrat (wish-fullfilment).
Suatu proses psikologis baru atau sekunder berkembang, dan apabila hal ini terjadi maka struktur system kedua kepribadian, yaitu ego mulai terbentuk.
Ego
Ego timbul karena kebutuhan-kebutuhan organism memerlukan transaksi-transaksi yang sesuai dengan dunia kenyataan obyektif. Orang lapar harus mencari,menemukan, dan memakan makanan sampai tegangan karena rasa lapar dapat dihilangkan.
Perbedaan pokok antara id dan ego ialah bahwa id hanya mengenal kenyataan subyektif-jiwa, sedangkan ego membedakan hal-hal yang terdapat dalam batin dan hal-hal yang terdapat dalam dunia luar.
Proses sekunder adalah berfikir realistic. Untuk melakukan peranannya secara efisien, ego mengontrol semua fungsi kognitif dan intelektual. Ego disebut eksekutif kepribadian, karena ego mengontrol pintu-pintu kearah tindakan.
Super ego
Super ego adalah perwujudan internal dari nilai-nilai dan cita-cita tradisional masyaeakat sebagaimana diterangkan orang tua kepada anak, dan dilaksanakan dengan cara memberinya hadiah-hadiah atau hukuman-hukuman. Super ego adalah wewenang moral dari kepribadian. Perhatiannya yang utama adalah memutuskan apakah sesuatu itu benar atau salah dengan demikian ia dapat bertindak degan norma-norma moral yang diakui oleh wakil-wakil masyarakat.
Fungsi-fungsi super ego adalah :
1) Merintangi impuls-impuls id, terutama impuls-impuls seksual dan agresif, karena inilah impuls-impuls yang pernyataannya sangat di kutuk oleh masyarakat.
2) Mendorong ego untuk menggantikan tujuan-tujuan realistis dengan tujuan-tujuan moralistis
3) Mengajar kesempurnaan.
Dinamika kepribadian
Insting
Insting didefinisikan sebagai perwujudan psikologis dari suatu sumber rangsangasn somatic dalam yang dibawa sejak lahir. Perwujudan psikologisnya disebut hasrat sedangkan rangsangan jasmaniahnya darimana hasrat out muncul disebut kebutuhan. Hasrat itu berfungsi sebagai motif bagi tingkah laku.
Distribusi dan penggunaan energi psikis
Dinamika kepribadian ditentukan oelh cara energy psikis didistribusikan serta digunakan oleh id,ego dan superego.
Kecemasan
Dinamika kepribadian sebagian besar dikuasai oleh keharusan untuk memuaskan kebutuhan-kebutahan seseorang lewat transaksi dengan objek-objek di dunia luar


1. Fase Oral
Pada tahap oral, sumber utama bayi interaksi terjadi melalui mulut, sehingga perakaran dan refleks mengisap adalah sangat penting. Mulut sangat penting untuk makan, dan bayi berasal kesenangan dari rangsangan oral melalui kegiatan memuaskan seperti mencicipi dan mengisap. Karena bayi sepenuhnya tergantung pada pengasuh (yang bertanggung jawab untuk memberi makan anak), bayi juga mengembangkan rasa kepercayaan dan kenyamanan melalui stimulasi oral.
Konflik utama pada tahap ini adalah proses penyapihan, anak harus menjadi kurang bergantung pada para pengasuh. Jika fiksasi terjadi pada tahap ini, Freud percaya individu akan memiliki masalah dengan ketergantungan atau agresi. fiksasi oral dapat mengakibatkan masalah dengan minum, merokok makan, atau menggigit kuku.

2. Fase Anal
Pada tahap anal, Freud percaya bahwa fokus utama dari libido adalah pada pengendalian kandung kemih dan buang air besar. Konflik utama pada tahap ini adalah pelatihan toilet – anak harus belajar untuk mengendalikan kebutuhan tubuhnya. Mengembangkan kontrol ini menyebabkan rasa prestasi dan kemandirian.
Menurut Sigmund Freud, keberhasilan pada tahap ini tergantung pada cara di mana orang tua pendekatan pelatihan toilet. Orang tua yang memanfaatkan pujian dan penghargaan untuk menggunakan toilet pada saat yang tepat mendorong hasil positif dan membantu anak-anak merasa mampu dan produktif. Freud percaya bahwa pengalaman positif selama tahap ini menjabat sebagai dasar orang untuk menjadi orang dewasa yang kompeten, produktif dan kreatif.
Namun, tidak semua orang tua memberikan dukungan dan dorongan bahwa anak-anak perlukan selama tahap ini. Beberapa orang tua ‘bukan menghukum, mengejek atau malu seorang anak untuk kecelakaan. Menurut Freud, respon orangtua tidak sesuai dapat mengakibatkan hasil negatif. Jika orangtua mengambil pendekatan yang terlalu longgar, Freud menyarankan bahwa-yg mengusir kepribadian dubur dapat berkembang di mana individu memiliki, boros atau merusak kepribadian berantakan. Jika orang tua terlalu ketat atau mulai toilet training terlalu dini, Freud percaya bahwa kepribadian kuat-analberkembang di mana individu tersebut ketat, tertib, kaku dan obsesif.





3. Fase Phalic
Pada tahap phallic , fokus utama dari libido adalah pada alat kelamin. Anak-anak juga menemukan perbedaan antara pria dan wanita. Freud juga percaya bahwa anak laki-laki mulai melihat ayah mereka sebagai saingan untuk ibu kasih sayang itu. Kompleks Oedipusmenggambarkan perasaan ini ingin memiliki ibu dan keinginan untuk menggantikan ayah.Namun, anak juga kekhawatiran bahwa ia akan dihukum oleh ayah untuk perasaan ini, takut Freud disebut pengebirian kecemasan.
Istilah Electra kompleks telah digunakan untuk menggambarkan satu set sama perasaan yang dialami oleh gadis-gadis muda. Freud, bagaimanapun, percaya bahwa gadis-gadis bukan iri pengalaman penis.
Akhirnya, anak menyadari mulai mengidentifikasi dengan induk yang sama-seks sebagai alat vicariously memiliki orang tua lainnya. Untuk anak perempuan, Namun, Freud percaya bahwa penis iri tidak pernah sepenuhnya terselesaikan dan bahwa semua wanita tetap agak terpaku pada tahap ini. Psikolog seperti Karen Horney sengketa teori ini, menyebutnya baik tidak akurat dan merendahkan perempuan. Sebaliknya, Horney mengusulkan bahwa laki-laki mengalami perasaan rendah diri karena mereka tidak bisa melahirkan anak-anak.
4. Fase Latent
Periode laten adalah saat eksplorasi di mana energi seksual tetap ada, tetapi diarahkan ke daerah lain seperti pengejaran intelektual dan interaksi sosial. Tahap ini sangat penting dalam pengembangan keterampilan sosial dan komunikasi dan kepercayaan diri.
Freud menggambarkan fase latens sebagai salah satu yang relatif stabil. Tidak ada organisasi baru seksualitas berkembang, dan dia tidak membayar banyak perhatian untuk itu. Untuk alasan ini, fase ini tidak selalu disebutkan dalam deskripsi teori sebagai salah satu tahap, tetapi sebagai suatu periode terpisah.
5. Fase Genital
Pada tahap akhir perkembangan psikoseksual, individu mengembangkan minat seksual yang kuat pada lawan jenis. Dimana dalam tahap-tahap awal fokus hanya pada kebutuhan individu, kepentingan kesejahteraan orang lain tumbuh selama tahap ini. Jika tahap lainnya telah selesai dengan sukses, individu sekarang harus seimbang, hangat dan peduli. Tujuan dari tahap ini adalah untuk menetapkan keseimbangan antara berbagai bidang kehidupan.





KEPRIBADIAN MENURUT ERIK H. ERIKSON
Teori psikososial tentang perkembangan
Apa yang terjadi pada tahap ini sangat penting bagi kepribadian dewasa. Identitas, krisis-krisis identitas, dan kekacauan identitas merupakan konsep-konsep erikson yang sangat terkenal.
I. Kepercayaan dasar vs kecurigaan dasar.
Kepercayaan dasar yang paling awal terbentuk selama tahap sensorik-oral dean ditunjukkan oleh bayi lewat kapasitasnya untuk tidur dengan tenang, menyantap makanan dengan nyaman, dan membuang kotoran dengan santai. Lebiasaan-kebiasaan, konsistensi, dan kontinuitas sehari-hari dalam lingkungan bayi merupakan dasar paling awal bagi berkembangnya suatu perasaan identitas psikososial
II. Otonomi vs perasaan malu dan keragu-raguan.
Pada tahap kedua kehidupan anak mempelajari apakah yang di harapkan dari dirinya, apakah kewajiban-kewajiban dan hak-haknya disertai apakah pembatasan-pembatasan yang dikenakan pada dirinya.
III. Inisiatif vs kesalahan
Tahap psikososial ketiga, yang setara dengan tahap lokomotor-genital dalam psikoseksualitas,ialah tahap inisiatif, suatu masa untuk memperluas penguasaan dan tanggung jawab. Selama tahap ini anak menampilkan diri lebih maju dan lebih seombang secara fisik maupun kejiwaan.
IV. Kerajinan vs inferioritas
Pada tahap keempat dalam proses epogenetik ini anak harus belajar mengontrol imajinasinya yang sangat kaya dan mulai menempuh pendidikan formal. Ia mengembangkan suatu sikap rajin dan mempelajari ganaran dari ketekunan dan kerajinan.
V. Identitas vs kekacauan identitas
Selama masa adolesen, individu ulai merasakan suatu perasaan tentang identitasnya sendiri, perasaan bahwa ia adalah manusia unik namun siap untuk memasuki suatu perasaan yang berarti di tengah masyarakat. Entah peranan ini bersifat menyesuaikan diri atau sifat memperbaharui. Sang pribadi mulai menyadari sifat-sifat yang melekat pada dirinya sendiri seperti aneka kesukaan atau ketidaksukaannyam tujuan-tujuan yang dikejarnya dimasa depan, kekuatan dan hasrat untuk mengontrol nasibnya sendiri.


VI. Keintiman vs isolasi
Tahap ini berlangsung selama masa dewasa muda antara usia sekitar 19 dan 40. Selama jangka waktu ini, pusat-pusat konflik besar pada pembentukan intim, hubungan cinta dengan orang lain. Sementara teori psikososial sering disajikan sebagai serangkaian rapi didefinisikan, langkah-langkah berurutan, penting untuk diingat bahwa setiap tahap memberikan kontribusi ke yang berikutnya. Sebagai contoh, Erikson percaya bahwa memiliki rasa sepenuhnya terbentuk diri (didirikan selama tahap identitas versus kebingungan) sangat penting untuk dapat membentuk hubungan intim. Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki rasa miskin diri cenderung memiliki hubungan kurang berkomitmen dan lebih mungkin untuk menderita isolasi emosional, kesepian, dan depresi. Erikson percaya itu adalah penting bahwa orang mengembangkan dekat, hubungan berkomitmen dengan orang lain. Sukses mengarah ke hubungan yang kuat, hasil kegagalan sementara dalam kesepian dan isolasi.
VII. Generativitas vs stagnasi
teori perkembangan psikososial . Tahap ini berlangsung selama masa dewasa tengah berusia antara sekitar 40 dan 65. Selama ini, orang dewasa berusaha untuk menciptakan atau memelihara hal-hal yang akan hidup lebih lama dr mereka; sering dengan memiliki anak atau memberikan kontribusi terhadap perubahan positif yang bermanfaat bagi orang lain.Berkontribusi kepada masyarakat dan melakukan sesuatu untuk manfaat generasi mendatang adalah kebutuhan penting pada tahap pembangkitan dibandingkan stagnasi pembangunan. Generativitas mengacu pada "membuat tanda Anda" pada dunia, melalui merawat orang lain, menciptakan hal-hal dan mencapai hal-hal yang membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Stagnasi mengacu pada kegagalan untuk menemukan cara untuk berkontribusi. Individu-individu mungkin merasa terlepas atau tidak terlibat dengan komunitas mereka dan dengan masyarakat secara keseluruhan. Mereka yang sukses pada tahap ini akan merasa bahwa mereka memberikan kontribusi kepada dunia dengan menjadi aktif di rumah mereka dan masyarakat. Mereka yang gagal mencapai keterampilan ini akan merasa tidak produktif dan tidak terlibat di dunia.
VIII. Integritas vs keputusasaan
Integritas terhadap keputusasaan adalah tahap kedelapan dan terakhir dari Erik Erikson teori perkembangan psikososial . Tahap ini terjadi selama masa dewasa akhir dari usia 65 sampai akhir kehidupan. Selama periode waktu, orang merefleksikan kembali pada kehidupan yang mereka telah hidup dan pulang dengan baik arti pemenuhan dari kehidupan baik hidup atau rasa penyesalan dan putus asa atas kehidupan yang disalah-gunakan. Mereka yang merasa bangga dengan prestasi mereka akan merasa memiliki integritas. Berhasil menyelesaikan tahap ini berarti melihat kembali dengan penyesalan sedikit dan perasaan umum kepuasan. Orang-orang ini akan mencapai kebijaksanaan, bahkan ketika menghadapi kematian. Mereka yang merasa bangga dengan prestasi mereka akan merasa memiliki integritas. Berhasil menyelesaikan tahap ini berarti melihat kembali dengan penyesalan sedikit dan perasaan

umum kepuasan. Orang-orang ini akan mencapai kebijaksanaan, bahkan ketika menghadapi kematian. Mereka yang tidak berhasil pada tahap ini akan merasa bahwa hidup mereka telah terbuang dan akan mengalami penyesalan banyak. Individu akan ditinggalkan dengan perasaan kepahitan dan keputusasaan.

APAKAH ITU KEPRIBADIAN SEHAT???
KEPRIBADIAN SEHAT individu dinilai berdasarkan kemampuannya memperoleh reaksi-reaksi positif dari berbagai orang dalam bebagai keadaan.

Sumber :
Ardani,T.A.,Rahayu,I.T.,Sholichatun,Y .2007. Psikologi klinis.Yogyakarta:Graha ilmu
Hall,S.C,Lindzey Gardner .1993. Teori-teori psikodinamik (klinis).Yogyakarta:Kanisius
Suryabrata,S .2002. Psikologi kepribadian. Jakarta:Raja grafindo persada
Desmita, .2010. Psikologi perkembangan. Bandung:PT Remaja rosdakarya
Cherry,C.Panduan psokologi. JMPsi/21 Maret 2012 ; 20:28

TUGAS KESEHATAN MENTAL

KESEHATAN MENTAL
TUGAS
1.JELASKAN KONSEP SEHAT BESERTA DIMENSINYA ?
sehat menurut Fromm adalah ahli teori pertama yang di bicarakan sampai sekarang , yang menyamakan kesehatan psikologis dengan kebahagiaan . kebahagiaan merupakan suatu bagian integral dari kepribadian sehat , bukan suatu hasil sampingan yang terjadi kebetulan (seperti pandangan Allport dan Rogers). Kebahagiaan merupakan hasil dari kehidupan produktif dan membantu serta memajukan tingkat-tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Kebahagiaan sungguh-sungguh merupakan suatu bagian dari kehidupan sehat sehingga dapat diambil sebagai bukti dari tingkat kesehatan psikologis yang telah di cap seseorang.
Secara arti luas sehat dapat diartikan suatu keadaan yangdinamis dimana individu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkunganinternal (psikologis, intelektua, spiritual dan penyakit ) dan eksternal (lingkungan fisik,social, dan ekonomi) dalam mempertahankan kesehatannya.

Sehat ditinjau dari beberapa dimensi, antara lain :
1)Kesehatan jasmani
Ini merupakan dimensi sehat yang paling nyata, dan mempunyai perhatian padafungsi mekanistik tubuh.
2)Kesehatan mental
Diartikan sebagai kemampuan berfikir dengan jernih dan koheren. Istilah inidibedakan dari kesehatan emosional dan sosial, meskipun ada hubungan yangerat di antara ketiganya.
3)Kesehatan emosional
Diartikan sebagai kemampuan untuk mengenali emosi, seperti takut, kenikmatan,kedukaan dan kemarahan dan untuk mengekspresikan emosi-emosi itu secaratepat. Kesehatan emosional atau afektif juga berarti penanganan stress,ketegangan jiwa, depresi dan kecemasan.

4)Kesehatan social
Artinya adalah kemampuan untuk membuat dan mempertahankan hubungandengan orang lain.

5)Kesehatan spiritual
Ini berkaitan dengan kepercayaan dan praktik keagamaan.



6)Kesehatan societal
Diartikan bahwa kesehatan individu tidak terlepas dari lingkungan kehidupan individu tersebut.

Tipe-tipe model sehat sebagai berikut :
*TYPE : health models
Subtypes : healthy environments subjectives or lay models of health ecological models of health social-ecological health models
Example : Salutogenesis
*TYPE : Health behavior models (Antonovsky)
Subtypes : cognitive health behavior models locus of control models behavioral intention
Example : health beliefs model (Becker)
- Theory of reasion action models (Fishbein&Ajzen)
- Theory of planned behavior (Ajzen&Madden)
- Theory of social behavior (1977-Triandis)
- Protection motivation theory (Rogers)
- Social-cognitive health behavior Theory
*TYPE : Health promotion
Subtypes : Applied health models
Examples : Social-ecological models of health education
*TYPES : Health education models
Subtypes : Health education planning models
Example : PRECEDE (1980-Green et all)
- Compregensive health education models (Sullivan)
- Model for health education planning (Ross&Mico)
- Health education promotion planning models (1987-Dignan&Carr)

Senin, 02 Januari 2012

REVIEW JURNAL HUBUNGAN PSIKOLOGI DENGAN TEKHNOLOGI INFORMASI

REVIEW JURNAL HUBUNGAN PSIKOLOGI DENGAN TEKHNOLOGI INFORMASI

1. http://blog.tp.ac.id/pengaruh-efikasi-diri-terhadap-stres-mahasiswa-yang-sedang-menyusun-skripsi

Disini tidak jarang mahasiswa lancer dalam menyusun skripsi, sebelum tahap-tahap penyelesaian skripsi mahasiswa mengalami banyak kendala dalam pencarian judul, penyelesaian tahap-tahap per-bab sampai tahap penutup. Dalam jurnal ini dibahas mengenai pengaruh efikasi diri mahasiswa itu sendiri. Yaitu kepercayaan diri seseorang dalam menyelesaikan tugas atau suatu pekerjaan. Atau dengan kata lain, kondisi motivasi seseorang yang lebih didasarkan pada apa yang mereka percaya daripada apa yang secara objektif benar. Persepsi pribadi seperti ini memegang peranan penting dalam pengembangan intensi seseorang. Atau dengan kata lain, kondisi motivasi seseorang yang lebih didasarkan pada apa yang mereka percaya daripada apa yang secara objektif benar. Persepsi pribadi seperti ini memegang peranan penting dalam pengembangan intensi seseorang. Dalam penyelesaiannya seorang mahasiswa seharusnya yakin pada diri sendiri dengan kemampuannya, serta memiliki teman yang dapat membangun semangat diri mahasiswa agar segala kesulitan dalam menyusun skripsi dapat terselesaikan dengan baik. Seorang mahasiswa yang sedang menyusun skripsi seharusnya mempunyai schedule yang teratur dengan rapih agar dalam penyusunan skripsi melalui tahap-tahapnya dengan baik dan lancar. Untuk para mahasiswa yang sulit cara menyusun skripsi sekarang banyak contoh skripsi yang di dapat dalam jurnal-jurnal website .
Sumber : http://tsdipura.com/2009/05/06/kebutuhan-akan-prestasi-dan-efikasi-diri


2. http://belajarpsikologi.com/pentingnya-media-dalam-pembelajaran/#more-3590
dalam jurnal ini membahas tentang belajar mengajar hal yang terpenting adalah proses, karena proses inilah yang menentukan tujuan belajar akan tercapai atau tidak tercapai. Ketercapaian dalam proses belajar mengajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku. Dengan media banyak cara agar proses pembelajaran tidak jenuh . Dalam pembelajaran, alat atau media pendidikan jelas diperlukan. Sebab alat atau media pembelajaran ini memiliki peranan yang besar dan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pendidikan yang diinginkan.


sumber : http://belajarpsikologi.com/pentingnya-media-dalam-pembelajaran/#ixzz1iI4sKMzk

Sabtu, 26 November 2011

MENGANALISIS INTERNET DALAM BIDANG PSIKOLOGI

MENGANALISIS INTERNET DALAM BIDANG PSIKOLOGI


Dalam era perubahan zaman ini dan diiringi pesatnya kemajuan Tekhnologi sebaiknya kita tidak hanya melihat manfaat yang diberikan, tetapi juga tidak sedikit dampak negatif yang dapat ditimbulkan. dalam era modern dan globalisasi ini manusia hidup dikelilingi informasi, zaman sekarang manusia mendapatkan informasi tidaklah sulit, dahulu seseorang mendapatkan informasi hanya lewat surat kabar tetapi saat ini seseorang mudah mengakses berita dimana pun apalagi sekarang semua tempat bias mengakses internet . misalnya sarana yang sekang berkembang saat ini adalah lewat gadget ini. Orang banyak mencari handphone yang canggih, selain dapat digunakan untuk komunikasi, juga dapat digunakan untuk koneksi internet(GPRS), seperti chatting, dll.

Pemakaian internet sangat mudah, cepat, dan cenderung dapat dijangkau oleh 'semua umur'. Orang yang tidak punya media tersebut juga tidak jarang pergi ke rental/warnet. Selain di tempat-tempat rental warnet, seseorang juga bias mengakses lewat handphone mereka masing-masing.

Hubungan internet dengan psikologi bias dilihat seperti misalnya sebagian sesorang menakses pornografi yang dampaknya terhadap psikologi yaitu pada anak yang dikhawatirkan anak akan matang sebelum waktunya. Oleh karena itu pemakaian internet pada anak di bawah umur harus dengan pengawasan. Bukan hanya untuk anak-anak, tetapi remaja pun harus terkontrol.

Di sisi lain penggunaan internet secara adiktif juga dapat membuat seseorang lupa waktu, misalnya anak-anak yang cenderung memilih game online, kecenderungan susah berhenti dan akhirnya kecanduan(Internet Addiction Disorder/IAD). Jika kita sudah sulit mengkontrol, maka akan semakin banyak yang terabaikan. Biasanya banyak hal-hal yang diabaikan misalnya badan kelelahan, waktu dihabiskan dengan bermain saja, tugas-tugas sekolah juga ditelantarkan dan sebagainya.

Banyak juga dampak positif yang dihasilkan internet yaitu pelajar mampu mengakses internet untuk mendapakan tugas-tugas, lewat jaringan social yang terdapat di internet juga mampu membuka dunia social misalnya ingin mencari teman lama, dll.

Dalam bidang Psikologi kerahasiaan alat tes semakin terancam. Melalui internet kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet. Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dari masalah ini adalah tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet tersebut.

Internet juga bias di jadikan tempat mencari uang, misalnya jika kita igin membuka sebuah toko dan tidak punya modal yg cukup, sekarang kita bias share lewat internet . tidak perlu ke mall dengan melalui internet barang yang kita inginya bisa kita peroleh.

Sekarang kita hanya perlu berhati-hati dan harus bisa memanfaatkan kegunaan internet sesuai fungsinya karena meskipun banyak dampak negatif dari psikologi yang dapat ditimbulkan dari penggunaan internet secara adiktif, tetapi banyak juga manfaat dari penggunaan internet. tetapi di era globalisasi manusia tidak boleh ketinggalan informasi dan harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Dampak tekhnologi internet sekarang bisa mengubah pola hidup manusia dan manusi sekarang terbiasa tergantung dengan media internet.


Sumber:
http://www.psikologizone.com/bentuk-kecanduan-komputer-dan-internet-bagian-2
http://ancok.staff.ugm.ac.id/h-19/psikologi-dan-tantangan-millenium-ke-tiga-dampak-teknologi-internet-pada-kehidupan-manusia-dan-pengelolaan-institusi-pendidikan-psikologi.html
http://blog.uin-malang.ac.id/azzqie/2011/02/02/psikologi-internet-perilaku-individu-ketika-mengakses-internet/

Minggu, 09 Oktober 2011

FUNGSI SERTA GUNA INTERNET BAGI MAHASISWA DAN HARAPAN MENGENAI INTERNET

Citra Ayu cisilia (19510243)
2 PA O7

FUNGSI SERTA GUNA INTERNET BAGI MAHASISWA DAN HARAPAN MENGENAI INTERNET
Internet dalam arti luas adalah network komputer tiada batas yang menjadi penghubung pengguna komputer dengan pengguna komputer lainnya serta dapat berhubungan dengan komputer di sebuah wilayah ke wilayah di penjuru dunia, dimana di dalam jaringan tersebut mempunyai berbagai macam informasi serta fasilitas layanan internet browsing atau surfing. Istilah ini lebih dikenal dengan “online” di internet. Pekerjaan ini bisa di ibaratkan seperti kita berjalan-jalan di tempat hiburan sembari melihat-lihat ke toko-toko namun tidak membeli jualan tersebut.
Fasilitas-fasilitas dari Internet itu sendiri adalah
- Web, adalah fasilitas hypertext untuk menampilkan data berupa teks, gambar, bunyi, animasi dan data multimedia lainnya, yang diantara data tersebut saling berhubungan satu sama lain. Untuk memudahkan Anda membaca data dan informasi tesebut Anda dapat mempergunakan web browser seperti Internet Explorer ataupun Netscape.

- E-Mail (Electronic Mail), dengan fasilitas ini Anda dapat mengirim dan menerima surat elektronik (e-mail) pada/dari pemakai komputer lain yang terhubung di internet, dan dapat menyertakan file sebagai lampiran (attachment).

- Newsgroup, fasilitas ini digunakan untuk mendistribusikan artikel, berita, tanggapan, surat, penawaran ataupun file ke pemakai internet lain yang tergabung dengan kelompok diskusi untuk topik tertentu. Dengan fasilitas ini pula Anda dapat melakukan diskusi, seminar ataupun konferensi dengan cara elektronik tanpa terikat waktu, ruang dan tempat.

- FTP (File Transfer Protocol), fasilitas ini digunakan untuk menghubungkan ke server computer tertentu dan bila perlu menyalin (download) file yang Anda butuhkan dari server tersebut dan menyimpannya di komputer Anda.

fasilitas-fasilitas internet bagi mahasiswa bagaikan teman sehari-hari karena internet merupakan kegiatan seharianya karena semua fasilitas digunakan untuk mencari tugas, mengirim tugas karena lewat e-mail tugas dapat dikirim dengan mudahnya dan cepat.





Manfaat media dalam dunia pendidikan
Teknologi internet merupakan media multifungsi, mengapa demikian karena dapat dilakukan secara perorangan ataupun secara masal. Misalnya mengirim email ataupun saling berhubungan dengan teman,kerabat dimanapun dan kapanpun. Internet memungkinkan pelajar dalam melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas.
Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi :

•arus informasi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat;
•kemudahan mendapatkan resource yang lengkap,
•aktifitas pembelajaran pelajar meningkat,
•daya tampung meningkat,
•adanya standardisasi pembelajaran,
•meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas.

Media internet bagi pelajar banyak sekali manfaatnya, selain mencari ilmu para pelajar juga mampu mengembangkan ilmu serta kemampuan yang mereka miliki. Sekarang banyak mahasiswa yang memanfaatkan media sharing sebagai tempat tukar pikiran dengan teman yang berada di luar negri, pelajar juga memanfaatkan media seperti blogger dalam mengembangan kemampuan imajinasi mereka lewat tulisan, mencari tugas dengan mudah diinternet, dan media sosial yang sekarang menjadi trend bagi pelajar,mahasiswa sampai pebisnis . tetapi semua manfaat internet harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan fungsinya yang tepat. Harapannya keamanan dalam media internet lebih di perbaiki, sarana pendidikan harus lebih di perbanyak serta wawasan penggunaan internet yang sehat bagi pelajar masa sekolah harus di perbanyak .